Senin, 21 Desember 2015

SINTAKSIS


  • Definisi Sintaksis 
Sintaksis merupakan bagian dari ilmu bahasa yang membicarakan seluk beluk kalimat, klausa, dan frasa. Kata sintaksis berasal dari bahasa Yunani, yaitu sun yang bearti dengan dan kata tattein yang bearti menempatkan jadi secara etimologi berarti menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat.


  • Kalimat
kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai intonasi final, dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa.
Berdasarkan jenisnya, kalimat dapat dibagi menjadi beberapa jenis :
1.        Kalimat Tunggal
Kalimat tunggal adalah kalimat yang mempunyai satu subjek dan satu predikat serta mengandung satu maksud.
Berdasarkan predikatnya, kalimat tunggal terbagi atas kalimat nominal, verbal, dan adjectival
2.        Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk adalah kalimat yag terdiri atas dua pola kalimat atau lebih. Kalimat majemuk tersusun dari beberapa kalimat tunggal. Kalimat majemuk dapat dibedakan atas:
a.          Kalimat majemuk setara/koordinatif
b.         Kalimat Majemuk Bertingkat/ Subkoordinatif
c.          Kalimat majemuk campuran
3.        Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ujaran orang lain.
4.        Kalimat tidak langsung
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali ujaran orang lain.
5.        Kalimat aktif
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya menjadi pelaku. Ciri utama kalimat aktif adalah predikatnya berupa kata dasar atau berimbuhan me(N)- dan ber-.
6.        Kalimat Pasif
Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan
7.        Kalimat Mayor
Kalimat mayor adalah kalimat sekurang-kurangnya mejangandung dua unsur pusat, dapat berupa S-P, S-P-O atau S-P-O-K.
8.        Kalimat Minor
Kalimat Minor adalah kalimat yang mengandung satu unsure pusat. Unsur  pusat tersebut biasanya berupa predikat.

  •    Frasa 
Frasa merupakan gabungan atau rangkaian kata yang tidak mempunyai batas subjek dan predikat, yang biasanya rangkaian kata tersebut mempunyai satu makna yang tidak bisa dipisahkan. Frasa dapat dibagi atas empat jenis, sebagai berikut.
a.  Frasa Eksosentris, adalah frasa yang tidak mempunyai persamaan distribusi dengan unsurnya.
b.  Frasa Endosentris, adalah frasa yang unsur-unsur pembentuknya dapat menggantikan kedudukan frasa itu secara keseluruhan.
c.      Frasa Ambigu, adalah frasa yang menimbulkan makna ganda atau tidak jelas.
d.   Frasa Idiomatik, adalah frasa yang mempunyai makna sampingan atau bukan makna sebenarnya.

  • Klausa
Klausa merupakan unsur kalimat yang mewajibkan adanya dua fungsi sintaksis, yakni subjek dan predikat sedang yang lainnya tidak wajib.
Ada lima dasar yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan klausa. Kelima dasar itu adalah:
·         Klasifikasi klausa berdasarkan struktur internnya.
·         Klasifikasi klausa berdasarkan ada tidaknya unsur negasi yang menegatifkan P.
·         Klasifikasi klausa berdasarkan kategori frasa yang menduduki fungsi P.
·         Klasifikasi klausa berdasarkan criteria tatarannya dalam kalimat.
·         Klasifikasi klausa berdasarkan potensinya untuk menjadi kalimat.




Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar