Topik
|
Pengaruh Penerapan
Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Fraud Pengadaan Barang
|
Penulis
|
Hermiyatti
|
Reviewer
|
Mirda Pohan
(25213503)
|
Kelas
|
3EB11
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengendalian
internal dalam pencegahan kemungkinan penyimpangan dalam proses pelelangan.
|
Metode Penelitian
|
Penelitian ini merupakan penelitian
eksplanatory untuk mendapatkan kejelasan fenomena yang terjadi secara empiris
(real word) dan berusaha untuk mendapatkan jawaban (verificative)
hubungan kausalitas antar variabel melalui pengujian hipotesis. Periode waktu
yang digunakan adalah cross section (Sekaran, 2003). Variabel
yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (a) lingkungan
pengendalian, Penilaian Risiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan
Komunikasi serta Pemantauan sebagai variabel X1, variabel X2, variabel X3,
variable X4 dan variabel X5; (b) Pencegahan Fraud Pengadaan Barang
variabel Y. Variabel-variabel yang akan diukur dalam penelitian ini terkait
dengan sikap, pendapat dan persepsi maka tipe skala yang digunakan adalah skala
Likert. Pada penelitian ini hipotesis pengaruh penerapan lingkungan
pengendali-an, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan
komunikasi, serta pemantauan terhadap pencegahan fraud pengadaan
barang diuji dengan mengguna-kan metode Analisis Jalur (Path Analysis).
Variabel lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian,
informasi dan komunikasi, serta pemantauan sebagai variabel bebas dan
variable pencegahan fraud pengadaan barang sebagai variabel terikat.
Hasil analisis jalur merupakan model struktural yang tidak menggam-barkan
nilai prediksi perubahan variabel independen terhadap variabel dependen.
|
Hasil Penelitian
|
1. Pengaruh Lingkungan Pengendalian,
Penilaian Resiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan Komunikasi serta
Peman- tauan terhadap Pencegahan Fraud Peng- adaan Barang secara Simultan
Hipotesis yang menyatakan bahwa lingkungan
pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komu-
nikasi serta pemantauan secara bersama-sama berpengaruh terhadap pencegahan
fraud pengadaan barang telah terbukti melalui peng- ujian hipotesis yang
telah dilakukan, yaitu dengan perhitungan koefisien determinasi (R Square)
Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat
Tuanakotta (2006), bahwa upaya mencegah fraud dimulai dari pengendalian
intern.Demikian pula dengan Hurley (2007), untuk meminimalkan kemungkinan
terjadinya kecurangan laporan keuangan pada per- usahaan dan meminimalkan auditor
eksternal untuk melegalkan bukti-bukti yang palsu pada laporan keuangan,
pengimplementasian dari pengen-dalian intern setidaknya dapat mengu- rangi
kolusi manajemen mengenai fraud.
2. Pengaruh
Lingkungan Pengendalian, Penilaian Resiko, Kegiatan Pengendalian, Informasi dan Komunikasi
serta Pemantauan terhadap Pencegahan.
Hipotesis
yang menyatakan bahwa lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan
pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan secara parsial
berpengaruh terhadap pencegahan fraud pengadaan barang telah terbukti
melalui pengujian hipotesis yang telah dilakukan,yaitu dilihat dari hasil
koefisien jalur.
Hal
ini sesuai dengan penelitian Ramos (2004) yang menjelaskan salah satu
variabel, yaitu lingkungan pengendalian adalah dasar/pondasi dari kelima
elemen pada pengendalian internal. Begitu pula menurut Holtfreter (2004) yang
menjelaskan bahwa untuk mengefektifkan perlawanan terhadap fraud,
harus adanya implementasi strategi pengawasan yaitu pengendalian internal dan
secara konsisten mengikuti praktek/kebiasaan dalam menyelenggarakan kebijakan
organisasi dengan baik.
|
Kesimpulan
|
Dari
hasil pengolahan data yang telah dilakukan pada bab sebelumnya, maka peneliti
dapat menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada penerapan lingkungan
pengendalian penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan baik secara parsial maupun simultan terhadap pencegahan fraud pengadaan barang.
|
Komentar : Dalam jurnal ini, tujuan dari
penelitian sudah dipaparkan dengan baik dan jelas dalam pembahasannya.
Review Jurnal 2
Topik
|
Laba Manajemen,Nilai
Relevansi Laba, dan Nilai Buku Ekuitas
|
Penulis
|
Imam Subekti
|
Reviewer
|
Mirda Pohan
(25213503)
|
Kelas
|
3EB11
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari manajemen laba yang
dilakukan secara terintegrasi dengan analisis faktor pada relevansi laba dan
nilai buku ekuitas.
|
Metode Penelitian
|
Menggunakan prosedur
sampling dan data. Populasi
penelitian ini adalah masyarakat perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
(BEJ) dari tahun 1995 sampai dengan tahun 2006. Sampel penelitian dipilih dengan cara metode purposive sampling. Model penelitian ini mengikuti model yang dikembangkan oleh Ohlson (1995) dan Feltham yaitu model harga untuk menguji nilai relevansi laba dan nilai buku, penggunaan preferensi model harga berdasarkan Kothari dan argument Zimmerman bahwa kemiringan atau laba koefisien respon secara substansial kurang bisa digunakan dalam model harga dari dalam model kembali. Model telah luas digunakan dalam literatur. |
Hasil Penelitian
|
Statistik deskriptif data penelitian disajikan
dalam 5 tabel, dari kelima tabel
tersebut dapat disimpulkan bahwa hubungan antara informasi akuntansi (
EPS, BVeq), interaksi antara akuntansi informasi dan IEM, dan nilai pasar
perusahaan berbeda antara sebelum krisis ekonomi dan selama krisis
ekonomi, dan pasca ekonomi periode krisis. Sebelum krisis ekonomi, koefisien
hubungan meningkat (positif), disisi lain periode dan pasca krisis ekonomi
hubungan koefisien menurun (negatif). Berarti relevansi nilai informasi
akuntansi meningkat ketika kondisi ekonomi baik (sebelum
krisis ekonomi). Sebaliknya, relevansi nilai informasi akuntansi menurun ketika kondisi ekonomi tidak baik.
|
Kesimpulan
|
Penelitian
ini mencoba untuk menyesuaikan dan mengintegrasikan manajemen laba model yang
ada model. penyesuaian tersebut pengganti salah satu variabel dari model
regresi digunakan untuk menghitung indeks manajemen laba. itu variabel adalah
1/At-1 diganti dengan 1/Log. At-1. Penyesuaian tersebut mampu meningkatkan
jelas kekuatan estimasi manajemen laba
|
Komentar
: Berbeda dengan jurnal yang pertama, jurnal yang kedua ini tidak memaparkan
dengan jelas tujuan penelitian dalam pembahasannya sehingga pembaca kurang
mengerti isi jurnal ini. Dan pembaca butuh waktu lebih lama untuk me- review
jurnal ini karena kalimat yang digunakan sulit dimengerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar